Senin, 18 Januari 2010

Ayam bangkok hobiku, merpati balap kegemaranku

Ya... harga telur hari ini lumayan sekali kenaikanya. Kalau saja harga telur ini masih naik lagi dan yang terpenting stabil diatas BEP, tentu sebagai peternak kita dapat sejenak melepaskan lelah dan sedikit kembali ke urusan hoby lagi.

Sejak kecil saya seneng banget dengan merpati balap dan ayam bangkok. Tetapi satu hal yang perlu dipahami mengenai ayam bangkok ini, khusunya penggemar dan peternak saya tidak menganjurkan untuk memanfaatkan ayam aduan dan merpati balap ini sebagai sarana perjudian.







Bagi penggemar, pemeliharaan ayam bangkok ini semata-mata dimaksutkan untuk menyalurkan kegemaran sekaligus menikmati seni bertarungnya yang harus diakui memang indah. sedangkan bagi peternak sendiri, kehadiran ayam tersebut merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan penghasilan.


Masalah ini perlu ditekankan, agar tidak muncul penilaian bahwa pemeliharaan ayam bangkok identik dengan membiarkan perjudia. Anggapan seperti ini sudah saatnya untuk diluruskan, karena pemerintah sendiri sudah sejak lama melarang segala bentuk perjudian.

Saat ini saya sedang mempelajari kemungkinan untuk mendapatkan bibit unggul ayam bangkok ini dengan menggunakan inseminasi buatan.
IB atau inseminasi buatan adalah teknik mengawinkan ternak secara buatan. atau sering disebut dengan kawin suntik. IB ini dilakukan dengan menyuntikan cairan semen yang telah diencerkan dengan pengencer tertentu ke saluran reproduksi ayam betina yang sedang birahi.

Teknologi IB pada ayam bangkok ini merupakan gabungan dari beberapa teknologi, yaitu:
  1. Teknologi penampungan semen
  2. Teknologi pengenceran semen dan penangananya.
  3. Serta Teknologi fertilisasi atau pembuahan dan keberhasilanya.
Teknologi IB ini sebenarnya adalah teknologi yang sederhana karena:
  1. Dapat dikerjakan dengan mudah oleh peternak.
  2. Peralatan kawin suntik ini relatif sederhana, mudah diperoleh, harganya murah, dapat digunakan berulang-ulang.
  3. Tidak perlu laboratorium spesial
  4. Biologis ayam bangkok betina dan pejantan memungkinkan pelaksanaan kawin suntik ini secara mudah, keberhasilan IB lebih tinggi daripada perkawinan secara alami.
  5. Penetasan telur dapat dilakukan dengan mesin tetas ataun dengan induk pengeram.
  6. Dapat memacu program rekayasa genetika, peningkatan produksi, pengadaan bibit unggul, penurunan inbreeding pada populasi generasi hasil IB
  7. Memungkinkan dilakukanya pengaturan manajemen yang terarah telur bibit ayam bangkok dalam waktu tertentu.

Central Bangkok Farm
Tumpang - Talun
Blitar
Jawa Timur


(Tiap butir dikemas dengan Styrofoam meminimkan guncangan)

Packing yang profesional meminimkan resiko pecah dan efek goncangan


Melayani Pesanan Telur Tetas Ayam bangkok F1
dari luar kota dan luar pulau
Minimal 10 butir.
harga per butir Rp.25.000,-
(belum termasuk ongkos kirim)
harus pesan dulu, maaf tidak ready stok


TIPS PEMESANAN TELUR TETAS AYAM BANGKOK F1:
(jika tidak menggunakan mesin penetas telur)
  1. Beli dahulu ayam kampung biasa yang sudah siap telur.
  2. Sesudah ayam bertelur 5-6 butir, sms ke pengawas kandang kami untuk mengirimkan telur tetas ayam bangkok F1.
  3. Perkiraan sampai 4-5 hari telur sampai ke tempat anda.
  4. Gantikan telur ayam kampung anda dengan telur tetas ayam bangkok F1.
  5. Selalu sedikan air minum dan pakan di dekat ayam yang sedang mengerami telur tetas ayam bangkok F1 anda.
  6. Semoga Berhasil.


Kebanyakan dari peternak ayam bangkok baru membeli obat pada waktu ayamnya menunjukan gejala sakit, dan hal seperti ini sering kali sudah terlambat sehingga penyakit pada ayam bangkok ini sudah terlambat untuk diobati. Antibiotik berspektrum luas ini sangat cocok bagi penggemar ayam bangkok untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu ayamnya menunjukan gejala sakit sebagai pengobatan pertama yang cukup efektif.

VET-OXY SB

Komposisi :
Oxytetracycline 50 mg & Lidokain 2%

Indikasi:
Pengobatan berbagai penyakit yang disebabkan oleh organisme sensitif terhadap oksitetrasiklin pada unggas seperti:
  1. CRD (Ngorok)
  2. Korisa (snot, pilek, muka bengkak)
  3. Kolera (berak hijau)
  4. Infeksi bakteri Gram (-) dan Gram (+) yang resisten terhadap penicilin
Aturan Pakai:
0,25 ml (cc) per kg berat badan ayam. Jika berat ayam yang sakit sekitar 1kg maka dosis yang disuntikan adalah 0,25 ml (cc), jika berat ayam sakit sekitar 2 kg maka dosis penyuntikan 0,5 ml (cc). demikian seterusnya.
Disuntikan pada Dada atau Paha (jangan sampai mengenai tulang)
Berikan 3 hari berturut-turut.

Isi Vet-Oxy dalam 1 botol adalah 100 ml, jadi jika digunakan untuk ayam dengan barat badan sekitar 2 kg bisa digunakan untuk 200 kali injeksi. Jika disimpan dengan benar, obat masih bisa digunakan hingga 6 bulan dari mulai digunakan.



Untuk Pemesanan Obat:
085859162337

Jumat, 15 Januari 2010

Bebek jantan untuk pedaging ( bebek potong )



Oleh : Rikma, Peternak bebek, Blitar



Sekarang ini daging bebek / itik sudah mulai digemari oleh masyarakat kita, bisa dilihat di kota-kota besar banyak menjamurnya warung – warung ,restoran , cafe dan kedai-kedai makanan lainnya yang menyediakan menu dari daging bebek / itik.



Kebutuhan daging bebek / itik di pasaran sekarang ini pada umumnya berasal dari bebek/itik afkir petelur yang telah berumur lebih dari 2 tahun dengan kwalitas daging yang kurang bagus, dan ada juga peternak yang memelihara secara tradisional yang hasilnya kurang menguntungkan karena para peternak tradisional ( di angon ) untuk mencapai berat jual sekitar 1.1kg – 1.4kg memerlukan waktu 85 – 100 hari dan mempunyai resiko kematian yang cukup tinggi.



Jika melihat peluang pasar yang cukup menggairahkan, usaha ternak bebek pedaging ( bebek potong jantan ) secara intensif sekarang ini bisa dikatakan sebagai usaha yang layak. Sebagai gambaran dari 1000 telur yang ditetaskan akan menghasilkan 50% betina dan 50% jantan, berarti menghasilkan 500ekor anak bebek jantan ( DOD ) yang biasanya harganya lebih murah dari betina dan belum banyak dimanfaatkan para peternak untuk penghasil daging yang baik. Dengan pemeliharaa secara intensif untuk mencapai berat jual di butuhkan waktu 45 – 50 hari tergantung dari ransum pakan yang diberikan. Keberhasilan beternak bebek jantan potong secara intensif ditentukan oleh pakan 60%, pola pemeliharaan 20%, perkandangan 20%.





























Berikut sebagai gambaran perkembangan pemeliharaan bebek jantan potong secara intensif :

Berat badan Konsumsi pakan

Umur /mgg Per ekor / kg per 100ekor / kg

1 mgg 0.09 4.4 kg /hari

2 mgg 0.2 5.7 kg /hari

3 mgg 0.45 7.7 kg /hari

4 mgg 0.7 8.7 kg /hari

5 mgg 0.9 11.3 kg /hari

6 mgg 1.1 12.9 kg /hari

7 mgg 1.3 13.2 kg /hari

8 mgg 1.4 14.5 kg /hari

Catatan : * umur 0 – 21 hari kandungan pakan protein 21% , kal 3000kkal

* umur 22 hari sampai jual protein 17% - 18 % , Kal 2800 – 3000kkal

Perkandangan

  • kepadatan kandang

umur ekor / m2

1 - 7 hari 25

8 - 14 hari 23

15 – 28 hari 19

29 – 35 hari 16

36 – 42 hari 11

43 – 49 hari 8

49 – 56 hari 6

  • Umur 0 – 21 hari ditempatkan di kandang slat ( alas kawat / bambu ) di beri penghangat ( brooder ) suhu ideal 29 – 31o celcius ,
  • Umur 22 hari keatas ditempatkan di kandang ren ( disediakan tempat berteduh dan umbaran )
  • Kandang ren disediakan kolam kecil untuk bermain ( kwalitas air harus di jaga ) kadalaman 10 cm, lebih baik air yang terus mengalir .

Air

  • Air minum diberikan adlibitum ( tidak dibatasi / tersedia sepanjang waktu )

Vaksin

  • Cukup 1 kali pada umur 7 hari diberi vaksin ND.
  • Walaupun bebek / itik cenderung memiliki ketahanan yang baik terhadap penyakit, tetapi perlu vaksin untuk pencegahan.




Selasa, 12 Januari 2010

Jual gasolec berkualitas untuk pemanas DOC

Sumber pemanas yang menggunakan bahan bakar gas, dirancang dalam berbagai ukuran; besar, kecil, dan sedang.Masing-masing ukuran dengan bentuk yang berbeda, empat persegi panjang atau bulat. Karena menggunkan bahan bakar gas, maka disebut juga gasolec. Gasolec memiliki mekanisme kerja yang mirip dengan kompor. Namun sumber pemanas ini dirancang khusus menghadap ke bawah mengarah ke lantai.

Gasolec digunakan dengan cara menghubungkan antara tabung gas dengan regulator menggunakan selang. Kemudian, regulator dihubungkan dengan Gasolec. Gasolec digantung setinggi 1 m-1,5 m dari lantai. Pemasangan gasolec ini tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi. Sebab jika terlalu rendah panas tidak dapat tersebar luas. Disamping itu, ada kemungkinan litter terbakar. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, maka intensitas panas yang diperoleh menjadi lebih rendah. Panas tidak bisa mencapai DOC, tetapi tersebar didalam ruangan bagian atas.


Gasolec Untuk Kapsitas 1000-an DOC
Harga Rp. 800.000,-
Belum termasuk ongkos kirim


Regulator Khusus Untuk Gasolec
(Volume keluarnya gas bisa diatur dengan menggunakan regulator ini)
Rp. 750.000,-
(belum termasuk ongkos kirim)



Untuk Pemesanan:
085 859 162 337

Jumat, 01 Januari 2010

Harga jagung mencekik, harga telur tak kunjung naik


Tahun 2009 pun sudah berlalu, harga telur belum menunjukan tanda-tanda ke arah yang membaik. Justru harga jagungnya yang kian mencekik. Lambanya kenaikan harga telur ini disebabkan karena masih banyaknya dari peternak yang mempertahankan populasinya. Sementara kebutuhan telurpun tidak mengalami kenaikan.

Sepengetahuan saya, kalau populasi layer di Blitar ini masih aja stabil. Tapi justru kenaikan populasi ini terjadi hampir di masing-masing kota di pulau jawa ini. Sehingga tetap saja terjadi over produksi telur.

Ada 2 alternatif yang mestinya bisa di tempuh, yang pertama adalah meningkatkan pemasaran, tentunya pemasaran telur ini tidak hanya di Indonesia saja tetapi ke luar negeri juga. Tetapi untuk solusi ini kita mesti melihat juga apakah harga telur di negeri kita ini mampu untuk di ekspor ke negara tetangga. Kalau harga di sini masih lebih tinggi, maka hal itu tidak mungkin untuk di laksanakan. Sehingga pemerintah perlu juga memperhatikan kenapa biaya produksi telur di negara kita cukup tinggi. Dari segi tenaga kerja sebenarnya kita bisa lebih murah, hanya dari pakan nya saja harganya terlalu tinggi, mungkin karena tingginya biaya import, karena sebagian besar komponen konsentrat ini menggunakan bahan baku import.

Alternatif ke dua adalah pengurangan populasi, sepertinya hal ini sulit sekali di aplikasikan, kecuali breeding layer yang mengurangi produksi DOC nya. Jika berharap dari kesadaran masing masing peternak untuk mengurangi populasi rasanya tidak mungkin. Tetapi, jika kita melihat sejarah, sebuah negara besar tidak akan pernah mengurangi produksinya untuk mencapai kemajuan. Tetapi dengan memperluas pasarnya.

Jadi menurut saya, mau tidak mau harga telur ini akan membaik tetap dengan seleksi alam. Sebuah penyelesaian yang bukan menuju ke arah sebuah kemajuan.