Kamis, 12 April 2012

Pengambilan dan pengiriman material untuk pemeriksaan laboratorium

Suatu hal yang perlu diingat adalah laboratorium hanya mendapatkan keterangan dari material yang dikirimkan. Petugas laboratorium bukan seorang ahli meramal. Sejarah kasus yang lengkap dan ketelitian dalam memilih material untuk pemeriksaan laboratorium akan sangat membantu menyelesaikan pekerjaan di laboratorium.

Sedikitnya 6 ekor ayam yang menunjukkan gejala khas dikirim ke laboratorium. Jika ada kematian, bangkai ayam yang sudah mati juga harus dipilih untuk dapat dikirim ke laboratorium. Material bahan pemeriksaan laboratorium sebaiknya selekas mungkin diirim dan diletakkan pada wadah yang di isi es (dingin).

Beberapa prosedur pemeriksaan laboratorium memerlukan waktu beberapa hari atau minggu untuk mendapatkan keterangan yang selengkap-lengkapnya. Karena itu diperlukan diagnosa sementara dan tindakan pengobatan (jika perlu) berdasarkan pada hasil pemeriksaan atau keternagan dari peternakan, tanpa harus menunggu penegasan diagnosa dari laboratorium.

Pemeriksaan dari laboratorium menjadi sangat penting artinya untuk membedakan beberapa penyakit yang mempunyai gejala atau tanda yang sama. Misalnya Newcastle Disease, Infectious Bronchitis, CRD, Collibacillosis, korisa dll. Hasil pemeriksaan laboratorium harus diketahui oleh klinikus yang mengirimkan material bahan pemeriksaan laboratorium. Hal ini terutama penting untuk tindakan pencegahan.


Sumber:
Petunjuk Mendiagnosa Penyakit Ayam - Medion





Sabtu, 07 April 2012

Informasi Harga Telur Puyuh Terkini

Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa blitar merupakan sentralnya produksi telur puyuh yang cukup besar di indonesia ini. Karena produksi telur puyuh dari blitar ini tidak hanya terdistribusi di daerah jawa timur saja, melainkan juga di distribusikan ke jawa tengah, jawa barat bahkan juga tidak sedikit pengiriman telur puyuh dari blitar ini ke luar pulau.

Dari besarnya distribusi telur puyuh dari blitar ini, dapat kita ketahui bahwa produksi di blitar tentu sangat besar. Sehingga sebagai daerah yang mempunyai produksi yang besar tentu saja akan menjadi barometer dalam perkembangan harga yang terjadi.

Kalau kita perhatikan karakteristik perkembangan harga telur puyuh ini sangat lebih mudah di tebak jika dibandingkan dengan perkembangan harga telur ras yang sangat sulit diprediksi. Secara sederhana fluktuasi harga telur puyuh itu seperti ini, jika harga sudah mulai naik maka dalam beberapa hari ke depan akan terus naik sampai pada harga yang stagnan. Setelah harga puncak biasanya akan bertahan untuk beberapa saat. Jika harga kemudian naik lagi maka akan naik terus naik sampai stagnan lagi. Tetapi jika harga turun maka bisa dipastikan harga akan terus sampai pada titik stagnannya juga.

Sebetulnya fluktuasi harga telur puyuh itu mempunyai range yang cukup besar, dalam 1 hari bisa naik atau turun 500 sampai 1000 rupiah per kilogramnya. Hanya saja perkembangan harga di tingkat peternaknya masih cukup lambat. Hal ini dikarenakan banyaknya peternak puyuh itu yang sangat kurang dalam memperoleh perkembangan informasi yang terjadi. Sehingga jika terjadi kenaikan harga di tingkat pedagangnya, banyak para peternak yang masih cukup rendah harga penjualannya. Disinilah pentingnya selalu memantau perkembangan harga yang terjadi, tidak hanya bagi para pedagangnya saja melainkan juga bagi para peternaknya.

SMS Info Central Unggas adalah media informasi yang independen dan bekerja secara profesional yang tidak berorientasi mencari keuntungan dari sebuah proses jual beli telur. SMS info central unggas memberikan layanan informasi terkini tidak hanya harga telur ras saja melainkan juga perkembangan harga telur puyuh, telur arab dan telur itik. Saat ini dengan selalu bertambahnya member sms info setiap hari maka sms info central unggas terus berkembang menjadi media informasi perkembangan harga telur nasional yang terpercaya.

Dengan meratanya member sms info dari berbagai daerah di indonesia , perkembangan informasi dari sms server diakui atau tidak diakui akan sangat cepat direspon oleh peternak maupun pedagang yang menggunakan acuan standar dari sms info central unggas.

Disinilah perlunya anda selalu mengikuti update informasi harga telur terkini dari sms server central unggas yang sudah terbukti menjadi acuan standar bagi kebanyakan pedagang maupun peternak dari berbagai daerah di indonesia ini , sehingga sebagai pelaku bisnis di bidang perteluran ini anda tidak akan ketinggalan perkembangan harga telur yang sedang dan akan terjadi.

Kamis, 05 April 2012

Pemeriksaan Post Mortem (bedah bangkai) di peternakan

Pemeriksaan post mortem adalah pemeriksaan pada tubuh ayam yang baru saja mati atau di matikan. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengetahui perubahan patologi anatomi tubuh ayam, yang terjadinya akibat serangan suatu penyakit.

Perubahan patologi anatomi adalah perubahan besar, bentuk, warna, konsistensi dan letak organ-organ tubuh akibat serangan suatu penyakit. Perubahan patologi anatomi sangat membantu dalam menetapkan jenis penyakit. Dalam menentukan diagnosa perlu di ingat bahwa hanya beberapa penyakit yang gejalanya jelas terlihat.

Seringkali keadaan lingkungan yang jelek dan kesalahan tatalaksana mempercepat timbulnya masalah seperti coccidiosis, penyakit saluran pernafasan, kelainan produksi telur, kualitas telur jelek dan penyakit yang tidak jelas penyebabnya. Kepadatan ayam, ransum, distribusi air, distribusi cahaya, ventilasi, perpindahan pekerja peternakan dan metode vaksinasi merupakan tatalaksana yang seringkali salah tanpa disadari.

Perbaikan beberapa kesalahan tatalaksana dapat memperbaiki efektifitas pengobatan (jika diperlukan) atau bahkan sama sekali tidak diperlukan obat yang biasannya mahal. Seringkali pemeriksaan post mortem menghasilkan keterangan yang tepat pada kasus wabah penyakit yang mudah didiagnosa seperti coccidiosis, nekrotik enteritis, infeksi bakteri, kelaparan dan sebgainya. Meskipun demikian pemilihan material diperlukan untuk menegaskan diagnosa maupun untuk memperoleh keterangan yang lebih banyak.

Material pemeriksaan laboratorium sebaiknya meliputi material untuk pemeriksaan: bakteri (dalam wadah yang steril), virus (pada jaringan biakan yang mengandung antibiotika), histologi (pada formalin atau larutan garam fisiologis). Material pemeriksaan laboratorium harus menjukkan symptom yang khas atau dari bangkai ayam yang baru saja mati. Berbagai transport media yang tepat dan sesuai dengan tuuan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan dlam hal ini.

Suatu saat sangat diperlukan pengambilan contoh darah untuk pemeriksaan serulogis. Sedikitnya harus terkumpul 20 contoh darah. Pengambilan contoh darah ulang sangat diperlukan baik untuk melihat adannya jumlah sample yang menjadi positif (misalnya mycoplasmosis) atau kenaikan titer antibodi (misalnya kasus Newcastle Disesase, Infectious Bronchitis dan Sebagainnya.

Secara ideal pemeriksaan darah harus dilakukan segera setelah terjadi wabah dan di ulang 2 minggu kemudian. Jika pemeriksaan hanya dilakukan sekali pada 2-3 minggu setelah serangan penyakit, gambaran jumlah antibodi atau contoh darah yang positif hanya mempunyai arti: ayam telah sembuh dari serangan suatu penyebab penyakit yang mulai menyerang 10-12 hari sebelum contoh darah diperiksa. Hasilnya tidak menunjukkan bahwa penyakit disebabkan oleh penyebab yang dicurigai atau bukan.

Dalam mengambil contoh darah penting diperhatikan bahwa untuk memperoleh serum darah, spuit tempat contoh darah hanya di isi darah setengah volumenya dan segera diletakkan pada salah satu sisi tabung spuit. Cara tersebut memngkinkan darah membentuk permukaan yang luas sebelum menggumpal dan serum darah dapat dikumpulkan dari permukaan gumpalan darah tersebut.


Sumber:
Petunjuk Mendiagnosa Penyakit Ayam - Medion

Rabu, 28 Maret 2012

Keterangan Peternak tentang sejarah kelompok ayam dan peternakkan (Mendapatkan Anamnese)

Dalam melakukan diagnosa suatu penyakit sangat diperlukan keterangan dari peternak tentang sejarah kelompok ayam dan peternakkan. Adapun keterangan yang sangat diperlukan adalah:
  1. Umur dan Jumlah ayam.
  2. Tipe ayam ( petelur atau pedaging), strain ayam, karena mungkin ada hubungan antara kasus dan genetik atau masalah penetasan.
  3. Kumpulan gejala-gejala penyakit yang dapat dilihat pada kelompok ayam yang diduga sakit .
  4. Berapa lama gejala-gejala tersebut terjadi, kasus merupakan kasus akut atau kasus kronis
  5. Perkiraan prosentase ayam yang menunjukkan gejala sakit.
  6. Jika terjadi kematian, berapa jumlah ayam yang mati selama kasus terjadi.
  7. Adakah pengobatan yang telah dilakukan? apa obatnya dan kapan.
  8. Adakah kelompok ayam yang lain dan berapa umur mereka
  9. Apakah penyakit telah menular kepada kelompok ayam yang lain, Jika menular, berapa waktu yang diperlukan untuk penularan tersebut.
  10. Adakah ayam lain yang baru dipendahkan kedalam peternakkan ayam tersebut.
  11. Kapan mereka dipindahkan ke peternakan ayam tersebut
  12. Adakah kasus yang terjadi sebelumnya, jika ada kapan terjadinnya
  13. Sistem tatalaksana peternakan, model kandang yang dipergunakan dan pengawasan lingkungan peternakan
  14. Apakah pada peternakan baru saja terjadi perubahan tatalaksana peternakan
  15. Sejarah vaksinasi dari seluruh kelompok ayam dalam satu peternakan
  16. Apakah telah dilakukan vaksinasi dengan vaksin vaksin aktif
  17. Ransum apa yang diberikan dan zat pelengkap ransum (feed suplement) apa yang dikandungnya.
  18. Kapan ransum dengan nomor batch terkhir diberikan.
  19. Berapa kepadatan ayam dalam satu kandang.


Sumber:
Petunjuk Mendiagnosa Penyakit Ayam - Medion


______________________________________________________________________________

Referensi perkembangan harga telur nasional
SMS INFO CENTRAL UNGGAS FARM
CENTRAL INFORMASI HARGA TELUR YANG INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
Terbukti , Teruji dan Terpercaya
Digunakan Acuan Peternak dan Pedagang di Indonesia

Contoh Pembayaran Member baru dan Member Rutin SMS Info
29 Maret 2012
Terima kasih atas kepercayaan anda kepada kami

Paket Pembayaran Aktivasi SMS Info:
Aktivasi 1 bulan Rp. 50.000,-
Aktivasi 2 bulan Rp. 100.000,-
Aktivasi 6 bulan Rp. 250.000,-
Aktivasi 1 tahun Rp. 500.000,-

Kamis, 22 Maret 2012

Teknik Membuat Diagnosa Penyakit Ayam

Membuat diagnosa sama seperti halnya menyusun potongan-potongan bergambar pada mainan "puzzle". Masing-masing bagian gambar dikumpulkan dari peternakan atau laboratorium. Menghubungkan satu bagian gambar dengan bagian lainnya dilakukan untuk mendapatkan satu gambaran yang jelas yaitu "suatu diagnosa".

Pada beberapa kasus penyakit hanya diperlukan bagian-bagian gambar dalam jumlah kecil (misalnya coccidiosis). Pada kasus lain (misalnya infeksi saluran pernafassan ringan) diperlukan bagian-bagian gambar yang lebih banyak untuk mendapatkan suatu kesimpulan.

Hampir semua kasus memerlukan diagnosa yang tepat, sehingga dapat dipergunakan untuk pedoman pengobatan atau untuk pedoman melakukan tindakan pencegahan (sehingga kasus tidak terulang kembali pada kelompok ayan yang akan datang).

Pada suatu kasus, pemeriksaan laboratorium kurang diperlukan, tetapi pada kasus lain pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan. Meskipun Demikian suatu hal yang perlu di ingat adalah kenyataan bahwa jarang sekali serangan penyakit menimbulkan gambaran yang sempurna, karena itu hanya menggunakan salah satu prosedur pemeriksaan dapat mengakibatkan diagnosa yang salah.

Pada kasus yang menunjukkan gambaran tidak sempurna; tatalaksanan peternakkan, ransum, minuman dan semua segi masalah peternakkan harus diperiksa secara mendalam untuk mendapatkan gambaran yang mendekati kebenaran. Dalam menentukan diagnosa diperlukan beberapa langkah sebagai berikut:
  1. Menentukan bahwa disuatu peternakan terdapat kasus.
    Pekerjaan ini suatu saat menjadi sangat mudah dilakukan. Misalnya berdasarkan adannya kematian, gejala penyakit atau produksi telur yang turun. Pada kasus lain pekerjaan ini sukar dilakukan. Misalnya pada kasus yang hanya terdapat keterangan bahwa konversi ransum yang jelek atau laju pertumbuhan berat badan yang rendah.
  2. Mendapatkan Anamnese.
  3. Pemeriksaan dipeternakkan, termasuk pemeriksaan post mortem (bedah bangkai) untuk mengetahui perubahan patologi anatomi.
  4. Pengambilan dan pengiriman material untuk pemeriksaan laboratorium.


Sumber:
Petunjuk Mendiagnosa Penyakit Ayam - Medion


Minggu, 18 Maret 2012

Cara Mendengarkan Radio Streamig Central Unggas Farm

  1. Langsung Dari Blog Central Unggas














    Langsung klik pada tanda play


  2. Mendengarkan Dari Komputer yang sudah di Install WINAMP

    • Klik pada link dengar di WINAMP seperti gambar di bawah ini














    • Kemudian akan muncul seperti di bawah ini













      kemudian pilih open with Winamp (default) selanjutnya klik OK

    • Kemudian akan muncul Winamp dan anda sudah bisa mendengarkan lagu dari radio streaming central unggas




















      Selamat mendengarkan......


  3. Mendengarkan dari Handphone Android

    Untuk mendengarkan shoutcast melalui android, seperti misalnya Samsung Galaxy Y (GSM/CDMA) dll, caranya sangat mudah.

    Ada banyak aplikasi untuk memutar shoutcast di Android. Salah satunya yaitu A Online Radio.

    Ikuti langkah-langkah berikut :

    1. Unduh aplikasi “A Online Radio1″ di android market lalu instal

    2. Buka di browser android, ketikkan : http://103.28.148.18:8020/listen.pls (tanpa spasi).

    atau klik seperti pada gambar berikut ini:














    3. Akan muncul pop up seperti di bawah ini. Pilih “AOR | Browser“.http://i40.tinypic.com/f5uhj.jpg

    4. Maka akan muncul aplikasi A Online Radio. Tunggu sebentar untuk buffering. Dan tara….. radio central unggas bisa terdengar di Android anda




















Untuk Request Lagu Ke Operator:



SMS Only:
081 933 308 959


Dengar di WINAMP atau ANDROID

Kamis, 15 Maret 2012

Program Vaksinasi Gumboro pada ayam petelur

Penyakit Gumboro disebut juga infectious avian nephrosis, infectious bursal disease (IBD) adalah suatu penyakit infeksi yang menular yang disebabkan oleh virus. Penularan penyakit membutuhkan waktu antara 3-10 hari tergantung keganasan virus. Menyebabkan nafsu makan hilang, bulu suram dan diare keputihan. Angka kesakitan mencapai 100% pada ayam menjelang dewasa tetapi kematianya relatif rendah.

Penyakit Gumboro pertamakali dikenal diwilayah Gumboro, Delaware - Amerika serikta pada tahun 1950. Saat ini Gumboro sudah tersebar luas diseluruh dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini menimbulkan gangguan pada alat-alat tubuh pembentuk kekebalan terutama bursal fabricius. Pada ayam dewasa kerugian akibat gumboro tidak begitu bererti. Infeksi gumboro pada anak ayam menyebabkan kerusakan bursa fabricius, sehingga mengalami penghambatan dalam membentuk zat kebal. Akibatnya selama hidup ayam mudah terinfeksi penyakit lain. Berikut ini adalah program vaksinasi gumboro untuk ayam petelur yang diambil dari Buku Penyakit-penyakit penting pada ayam.

Program Vaksinasi Gumboro Pada Ayam Petelur
Umur Vaksin Cara Pemberian

Program A
4 Medivac Gumboro Emulsion Suntikan 0,2 ml
7* Medivac Gumboro A Tetes Mulut

atau
10-14** Medivac Gumboro A Tetes mulut/air minum

atau

Medivac Gumboro B




atau

Program B
7* Medivac Gumboro A Tetes mulut
atau

10-14** Medivac Gumboro A Tetes mulut/air minum

atau

Medivac Gumboro B



21-28 Medivac Gumboro A Tetes mulut/air minum

atau

Medivac Gumboro B
* Gunakan Medivac Gumboro A didaerah yang sering terserang penyakit Gumboro pada umur yang sangat dini (+-2minggu)
** Gunakan Medivac Gumboro A atau Medivac Gumboro B didaerah yang sering terserang penyakit gumboro pada umur lebih dari 3 minggu. Gunakan Medivac Gumboro A jika wabah disebabkan oleh virus gumboro yang sangat ganas (kematian lebih dari 5 %)