- Kandang pedet
Pedet yang dimaksud yaitu anak sapi perah dari lahir hingga disapih. Tujuan pembuatan kandang pedet adalah untuk memudahkan dalam pengoperasian dan pembersihan sehingga akan meminimalkan angka kematian pedet. Sejak dilahirkan sampai umur tiga hari, pedet harus dengan induknya dan diletakkan dikandang khusus agar mendapat kolustrum langsung dari kelenjar ambing induknya. Setelah itu, pedet dapat ditempatkan dalam kandang individual (single box) sampai disapih sekitar 4 bulan.
Kandang individual berukuran panjang 150 cm, lebar 100 cm, dan tinggi 125-150 cm. Bentuk kandang individual yaitu panggung rendah sehingga menimbulkan kehangatan bagi pedet dan berpebgaruh baik terhadap kesehatan pedet. Kandang pedet lepas sapih sebaiknya berupa kandang keompok agar pedet-pedet tersebut lebih leluasa dalam pergerakkan. - Kandang sapi dara
Sapi dara dapat ditempatkanpada kandang kelompok dan tidak diikat untuk memudahkan dalam pengontrolan masa birahi. - Kandang sapi laktasi
Kandang sapi laktasi ada dua macam, yaitu sistem stall dan loose housing. Sistem stall dapat dibuat dalam bentuk tunggal atau ganda, tergantung dari jumlah sapi yang dimiliki. Pada kandang tipe tunggal, sapi ditempatkan satu baris. Sementara pada tipe ganda, sapi ditempatkan dua baris dan saling berhadapan atau saling bertolak belakang. Diantara dua baris tersebut, perlu diberi jalur untuk jalan. agar sapi selalu bersih dan nyaman, got pada kandang stall harus dibuat tepat dibelakang kaki sapi. Selain itu, alas kandang juga perlu diberi karpet dari karet dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan sapi, membantu sapi selalu bersih, dan mencegah masalah kerusakan pada kuku sapi.
Loose housing membutuhkan lahan yang luas. akhir-akhir ini, tipe kandang ini semakin populer dengan fleksibilitas dalam pengaturan sehingga mudah diperluas bila jumlah ternak yang dipelihara meningkat. Dalam kandang ini, sapi perah mendapat kesempatan bergerak serta mendapatkan udara segar dan sinar matahari yang cukup. Hal-hal yang perlu disediakan dalam kandang sistem loose housing adalah:- Tempat pakan dan tempat minum yang cukup
- Loafing area, tempat istirahat bagi ternak
- Isolation area, tempat yang digunakanuntuk sapi yang akan melahirkan atau melakukan perawatan
- Milking pardor, tempat pemerahan
Rabu, 14 September 2011
Perkandangan sapi perah
Selasa, 06 September 2011
Mutu Telur
Jika dalam proses terbentuknya telur terjadi gangguan, yaitu terdapat tahapan yang tak berlangsung sebgaimana mestinya, maka telur yang dihasilkan menjadi tidak normal. Misalnya, kerabang telur keriput, telur berlumuran darah, kerabang lunak, telur tanpa kerabang, telur dengan dua kuning telur, telur tanpa kuning telur, dan sebagainya.- Kerabang telur keriput.
Peristiwa ini terjadi karena adanya gangguan dalam penambahan zat penyusun, sehingga lapisanya melipat. Adapun penyebab utamanya adalah karena ayam terserang IB, atau karena terjadi tekanan pada telur didalam uterus pada saat berlangsungnya penambahan calsium. - Telur berlumuran darah
Hal ini terjadi karena alat reproduksi ayam (kloaka) mengalami perdarahan, akibat ayam terlalu gemuk pada saat mulai bertelur. - Telur tanpa kerabang.
Kondisi semacam ini terjadi karena kerabang telur sangat tipis, sehingga bentuk telur pun berubah. Adapun yang menjadi penyebab utamanya adalah karena ayam belum siap untuk bertelur, ransum kekurangan calcium, atau ayam terserang IB. - Telur dengan dua kuning telur.
Hal ini terjadi karena sel telur yang dilepaskan pada saat ovulasi (pelepasan sel telur) kedalam infundibulum, berjumlah dua buah atau lebih dan terjadi secara bersama-sama. Sementara, proses pembentukan telur berlangsung terus. - Telur tanpa kuning telur.
Hal ini terjadi karena pada saat ayam terkejut atau stres, disekresikan cairan putih yang kemudian dibungkus dengan bahan pembentuk kerabang seperti halnya yang terjadi pada pembentukan telur yang normal.
Selasa, 30 Agustus 2011
Bangsa-bangsa sapi perah II
Sapi bos taurus indicus yaitu sapi-sapi yang berasal dari asia dan afrika dengan ciri khas berkelasa/berpunuk.
Sapi sahiwal
Sapi sahiwal adalah bangsa sapi perah terbaik di india dan pakistan. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
- Tahan terhadap caplak dan suhu lingkungan yang tinggi serta mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap parasit, baik internal maupun eksternal.
- Rata-rata produksi susunya 2.270 liter/laktasi
- Warna tubuhnya cukup bervariasi, dari cokelat kemerah merahan sampai merah dengan variasi putihbpada lehernya.
- Warna tubuh jantan pada kepala, leher dan ekor lebih gelap.
- Rata-rata produksi susunya mencapai 2.270 liter/laktasi dengan kadar lemak 4,3 - 6%.
Sapi ini juga sering dikenal dengan nama sapi mahir atau red karachi. Asal sapi ini dari karachi pakistan. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
- Warna tubuhnya merah hingga kekuningan, kadang terdapat warna putih pada dahi.
- Ukuran tubuh medium dengan telinga panjang.
- Rata-rata produksi susunya mencapai 3,200 liter/ laktasi dengan kadar lemak 4,1 %
Bangsa Sapi yang dibentuk di Australi.
Sapi Australian Milking Zebu (AMZ)
AMZ dikembangkan di Australia oleh The Commonwealth Scientific and Industrial Researceh Organization (CSIRO) pada tahun 1950. Bangsa sapi ini merupakan persilangan dari sapi sahiwal, sapi red shindi dan sapi jersey. seleksi sapi dilakukan berdasarkan ketahananya terhadap suhu lingkungan, caplak, dan produksi susu yang tinggi. adapun karakteristik sapi ini sebagai berikut:
- Produksi susu rata-rata 2.700 liter selama 12 bulan, sedangkan persilangan sapi AMZ dengan sapi FH dapat berproduksi lebih tinggi.
- Kandungan protein dalam susu AMZ terbilang tinggi, yaitu 3,5-4%
Sapi AFS dikembangkan di quensland, australia yang diperuntukan bagi daerah tropis pada tahun 1960. Bangsa sapi ini merupakan persilangan dari sapi sahiwal, sapi Zebu dari pakistan, dan sapi autralian holstein friesian dengan seleksi tahan caplak dan suhu lingkungan yang tinggi. Produksi susu rata-rata 3.000 liter/laktasi dengan kadar protein 3,4% dan lemak 4 %.
Sapi Jamaica hope
Sapi jamaica hope merupakan bangsa sapi yang dikembangkan oleh hope farm pada tahun 1910. Bangsa sapi ini merupakan persilangan dari berbagai bangsa dan mempunyai turunan 80% sapi jesrsey, 15 % sapi Zebu dan 5 % sapi holstein. Produksi susunya mencapai 2.500 liter/laktasi dengan bobot badan sekitar 500kg.
Bangsa Sapi Dual Purpose
Sapi dual purpose atau sapi dwi guna yaitu sapi yang memiliki produksi susu tinggi dan kualitas dagingnya juga sama dengan bangsa sapi potong. Ada dua bangsa sapi dualpurpose, yaitu sapi milking shorthorn, sapi red poll dan sapi devon.
Sapi milking shortorn
Tubuh sapi ini berwarna merah, putih atau kombinasi keduanya (roan). Bangsa sapi ini yang bertanduk dan ada pula yang tidak bertanduk. Bentuk badanya seperti baji karena dapat menghasilkan daging. Produksi susunya bisa mencapai 4.000 liter/laktasi dengan kadar lemak 3,5%.
Sapi red poll
Bangsa sapi ini banyak diternakan di missisipi, amerika, merupakan hasil persilangan dari sapi norflolk dan sapi suffolk. Tubuhnya dominan berwarna merah, yaitu dari merah cerah sampai merah gelap. Umumnya, bangsa sapi ini bertanduk. Produksi susunya mencapai 4.500 liter/laktasi dengan kadar lemak 3,5 %.
Sapi devon
Sapi ini merupakan bangsa sapi dulla purpose yang berasal dari inggris. Saat ini banyak diternakan di amerika selatan dan australia. Devon merupakan bangsa sapi tipe kecil dengan ciri warna merah bertanduk. Produksi susunya dapat mencapai 4.000 liter/laktasi dengan kadar lemak 3,8%
Sapi red poll
Bangsa sapi ini banyak diternakan di missisipi, amerika, merupakan hasil persilangan dari sapi norflolk dan sapi suffolk. Tubuhnya dominan berwarna merah, yaitu dari merah cerah sampai merah gelap. Umumnya, bangsa sapi ini bertanduk. Produksi susunya mencapai 4.500 liter/laktasi dengan kadar lemak 3,5 %.
Sapi devon
Sapi ini merupakan bangsa sapi dulla purpose yang berasal dari inggris. Saat ini banyak diternakan di amerika selatan dan australia. Devon merupakan bangsa sapi tipe kecil dengan ciri warna merah bertanduk. Produksi susunya dapat mencapai 4.000 liter/laktasi dengan kadar lemak 3,8%
Rabu, 24 Agustus 2011
Terbentuknya telur
Pembentukan telur yang normal, memerlukan waktu berkisar antara 25-26 jam, terdiri atas berbagai tahapan sebagai berikut:- Tahap I: Ovarium
Terbentuknya telur dimulai dengan terbentuknyakuning telur didalam ovarium. Sel telur yang dihasilkan didalam ovarium ini jumlahnya mencapai ribuan dalam berbagai ukuran, diantaranya 4 buah besar dan 1 buah paling besar. Sel telur yang paling besar berwarna keputihan, disebut folikel. Folikel sebagai sel telur yang sudah dewassa tersebut kemudian dilepas secara berurutan. - Tahap II: Infundibulum
Kuning telur yang dilepaskan ovarium tersebut diterima oleh infundibulum. Didalam infundibulum, kuning telur tinggal selama 15 menit saja, tanpa adanya penambahan unsur lain. - Tahap III: Magnum
Pada saat kuning telur berada didalam magnum, terjadi penambahan unsur lain, berupa putih telur yang terdiri atas 88% air dan 11% protein. Didalam magnum, kuning telur tinggal selama 3 jam. - Tahap IV: Isthmus
Didalam Isthmus, telur dibungkus 2 buah selaput tipis. Telur tinggal didalam isthmus selama kurang lebih 1,25 jam. - Tahap V: Uterus
Telur yang tinggal didalam uterus selama 20-21 jam. Didalam uterus inilah telur disempurnakan, hingga mendapat cairan putih yang tipis melalui membran secara difusi dan terbungkus oleh bahan keras yang disebut kerabang. - Tahap VI: Kloaka
Telur yang sudah sempurna, dikeluarkan melalui kloaka. Rongga udara telur terbentuk diluar tubuh ayam, yakni 1-2 jam setelah telur tersebut dikeluarkan. Hal ini terjadi karena adanya perubahan temperatur.
Kamis, 18 Agustus 2011
Mengapa harga telur mendekati lebaran belum juga membaik
Bagaimanapun harga telur itu susah sekali diprediksi, pada bulan yang sama di tahun yang berbeda biasanya sudah berbeda juga perkembangan harganya. Kalau kita perhatikan perkembangan harga telur beberapa tahun terakhir ini sangat berbeda dengan perkembangan harga pada tahun-tahun yang lalu. Bisa dikatakan, saat ini perkembangan harga telur itu sudah tidak begitu mengikuti pakemnya.Sebagai contoh saat ini, pada saat sudah mendekati lebaran harga telur pun malah jatuh berada di bawah harga pada saat sebelum puasa. Mengapa bisa begini? tentu ini menjadi sebuah pertanyaan pada para peternak maupun pedagang pada umumnya. Pertama yang harus kita pahami dalam perkembangan harga telur adalah, bahwa harga naik itu sangat dipengaruhi oleh tariknya atau kuatnya permintaan pasar, dan harga turun itu dikarenakan sepi atau lemahnya permintaan pasar. Sedangkan tinggi atau rendahnya harga itu dipengaruhi besar atau kecilnya jumlah produksi.
Hampir sudah membudaya pemikiran disemua peternak bahwa mendekati hari-hari besar permintaan telur itu pada puncaknya. Sehingga kebanyakan para peternak mengejar puncak produksinya berada pada saat menjelang hari-hari besar tersebut. Dengan demikian bisa kita tebak yang akan terjadi, pasti terjadi over produksi. Dimana jumlah produksi lebih tinggi dari permintaan pasar itu sendiri. Dan bisa kita pastikan harga telur pun sulit untuk terangkat naik bahkan justru semakin menurun.
Selain kemungkinan karena terjadinya over produksi , rendahnya harga telur juga dipengaruhi oleh rendahnya permintaan pasar saat ini. Hal ini bisa juga disebabkan berubahnya kebiasaan masyarakat kita. Dulu kebanyakkan menjelang lebaran hampir semua lapisan masyarakat membuat kue sendiri untuk lebaran, sehingga kebutuhan telur pun meningkat dengan luar biasa, tetapi saat ini dengan semakin mahalnya kebutuhan pokok, masyarakat cenderung memilih membeli kue jadi yang dirasa lebih murah jika dibandingkan dengan membuat kue sendiri.
Sehingga bisa kita simpulkan bahwa tinggi atau rendahnya harga telur itu tergantung dari terkendalinya jumlah dari populasi produksi. Sedangkan naik atau turunya harga disebabkan oleh tinggi atau rendahnya permintaan pasar.
Selasa, 16 Agustus 2011
Bangsa-bangsa sapi perah I
Sapi holsten friesian (fries holland, FH)
Bangsa sapi perah ini berasal dari Netherland, provinsi Friesland, Belanda. Sapi FH merupakan bangsa sapi perah tertua kedua setelah brown swiss.adapun karakteristiknya sebagi berikut:
- Warna tubuhnya hitam belang putih dengan pembatas yang jelas, terdapat warna putih berbentuk segi tiga di dahi dengan kepala panjang
- Sebagian kecil saja yang berwarna putih atau hitam seluruhnya. Rambut ekor berwarna putih.
- Pada saat dewasa, bobot badanya bisa mencapai kurang lebih 700 kg.
- Merupakan bangsa sapi perah berbadan besar dengan produksi susu tinggi dibandingkan bangsa sapi perah lainya.
- Produksi susunya mencapai 6.350 liter/laktasi. Sementara di Indonesia, rata-rata produksinya hanya mencapai 3.660 liter/laktasi dengan kadar lemak 3,7%
Sapi Guernsey
Sapi guernsey merupakan bangsa sapi perah yang berasal dari pulau guernsey (kepulauan britania). Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
Bangsa sapi perah ini berasal dari pulau jersey (kepulauan Britania). Secar umum, karakteristiknya sebgai berikut:
Bangsa sapi perah ini berasal dari scotlandia. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
Bangsa sapi perah ini berasal dari switzerland dan merupakan sapi perah tertua. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
- Warna bulunya kuning kemerah-merahan sampai merah, terdapat warna putih pada dahi, kaki, paha bagian bawah, dan rambut ekor.
- Ukuran badanya lebih kecil dari sapi FH. Bobot badan dewasa berkisar 550 kg.
- Rata-rata produksinya mencapai 4.270 liter/laktasi dengan kadar lemak 4,8%.
Bangsa sapi perah ini berasal dari pulau jersey (kepulauan Britania). Secar umum, karakteristiknya sebgai berikut:
- Warna tubuh umumnya cokelat tua dengan moncong hitam.
- Bangsa sapi perah terkecil diantara bangsa-bangsa sapi perah lainya.
- Cepat mencapai kedewasaan dengan bobot badan dewasa sekitar 500 kg.
- Mempunyai kadar lemak susu tertinggi diantara bangsa sapi perah lainya.
- Rata-rata produksi susunya mencapai 3.900 liter / laktasi dengan kadar lemak 5,2%
Bangsa sapi perah ini berasal dari scotlandia. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
- Warna tubuhnya merah bercak putih atau putih bercak merah. Bila berwarna hitam atau gelap, warna tersebut tidak di inginkan.
- Tubuhnya kuat dan tegap dengan ambing yang bagus.
- Bobot badan dewasa sekitar 600 kg.
- Rata-rata produksi susunya mencapai 4.900 liter/laktasi dengan kadar lemak 4,1%
Bangsa sapi perah ini berasal dari switzerland dan merupakan sapi perah tertua. Adapun karakteristiknya sebagai berikut:
- Warna tubuhnya cokelat bervariasi, dari cokelat terang sampai cokelat gelap. Bila berwarna putih atau bercak-bercak dikatakan cacat.
- Hidung, lidah dan rambut ekor berwarna hitam
- Rata-rata produksi susunya mencapai 5.500 liter/laktasi dengan kadar lemak 4,1 %
Langganan:
Postingan (Atom)