
Tetapi pada bulan suro kemarin harga telur tetap saja berada pada kisaran yang cukup tinggi, hal ini bisa juga disebabkan karena pada bulan kemarin ada permintaan di luar kebiasaan, yaitu adanya hari natal dan tahun baru. Tentu saja hal tersebut memberikan kontribusi terhadap daya serap telur yang tidak sedikit.
Untuk bulan sapar seperti saat ini, biasanya memang sudah mulai banyak acara-acara hajatan di digelar oleh masyarakat. Jadi jika dibandingkan dengan kebutuhan normal bulan suro, bulan sapar ini cenderung lebih besar. Hanya saja kemungkinan permintaan pasarnya tidak sebesar dalam mengahadapi Hari Natal dan Tahun baru Kemarin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar